Laksanakan Pilkada Serentak dengan Aman dan Jujur untuk Membangun Kehidupan Bernegara yang Lebih Demokratis

Tjhai Chui Mie Rayakan Imlek dengan Joget

Walikota Tjhai Chui Mie berharap kota Singkawang dikenal hingga ke mancanegara dengan kekayaan budayanya dan keberagaman yang saling toleran.

TNI AL Diperintahkan Cegat Bandar Narkoba

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan kepada TNI AL untuk menyergap aksi yang dilakukan oleh pengedar narkoba.

Kalau Perlu Tembak Mati Bandar Narkoba

Untuk mengantisipasi semakin maraknya, negara wajib bertindak lebih tegas lagi. Bila perlu, para bandar yang ditangkap ditembak mati di tempat.

Lebih 20 Ha Lahan Gambut Terbakar

Kapolda dan Kapolresta beserta PJU Polda Kalbar lainnya langsung turut serta berjibaku memadamkan api dengan penyemprotkan air dari selang mobil petugas pemadam kebakaran.

Islam Tidak Melarang Ucapkan Selamat Imlek

Sama dgn mengucapkan Slamat Tahun Baru 2018, Insyaallah tidak ada larangan dalam Islam utk sekadar mengucapkan Gong Xi Fat Cai, kata Mantan Ketua MK Mahfud MD

Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Di Singkawang Bakal Dibangun Rumah Adat Tionghoa


Singkawang, Warta Khatulistiwa
Wali Kota Singkawang, Tjhai Cui Mie mengatakan bahwa nantinya akan dibangun Rumah Adat Budaya Tionghoa Kota Singkawang. “Sekarang dalam proses bagaimana mengurus lahan yang akan dibangun, dan ini sesuai kampanye kita, bahwa rumah adat dayak sudah ada serta juga rumah adat Melayu juga sudah ada, batik dan tarian juga sudah ada,” katanya, Kamis (22/2/2018).

Wali kota berusaha mewujudkan rumah adat Budaya Tionghoa dengan sumber dana dari pihak swasta atau pihak ketiga lantaran APBD Kota Singkawang saat ini memang terbatas atau kecil. Wacana pembangunan Rumah Adat Tionghoa Singkawang, disambut baik Ajung, satu di antara warga Tionghua Kota Singkawang.

“Kita sambut baik dengan adanya rencana pembangunan rumah adat Tionghua, apalagi pembangunan itu menggunakan anggaran di luar anggaran pemerintah,” katanya. Namun Ajung meminta bangunan saat ini juga perlu diperhatikan atau dimaksimalkan seperti rumah tradisional Marga Tjhia, yang notabene merupakan mewakili rumah adat tradisional warga Tionghua pada umumnya.

“Tidak hanya itu saja, perlu juga memaksimalkan bangunan-bangunan yang sudah ada, dan paling penting pembangunan infrastruktur di Kota Singkawang,” ujarnya.
Ajung juga menyarankan adanya museum di Kota Singkawang yang merupakan milik pemerintah, sehingga tetap menjadi milik pemerintah selamanya.(tri)

Kamis, 22 Februari 2018

Staf Admin Universitas Palangkaraya Ditemukan Tewas Gantung Diri


Palangkaraya, Warta Khatulistiwa
Warga yang bermukim di Jalan Manjuhan Induk, Komplek Aditya II no 7, Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (21/2/2018) geger dengan ditemukan seorang pria muda bernama Rendi Morse (25) seorang staf administrasi FE Universitas Palangkaraya (UPR) warga Jl Manjuhan, Komplek Aditya II,pukul 10.00 Wib  yang tewas gantung diri.

Beberapa warga setempat mengaku terkejut dengan kejadian tersebut, karena selama ini Suami dari Vina (24) ibu rumah tangga dan anaknya yang baru berumur satu tahun baik-baik saja. "Memang selama ini keluarga itu jarang keluar rumah dan pendiam. Mereka selama ini baik-baik saja, kami tidak pernah lihat atau dengar mereka cekcok, namun entah kenapa, pagi -pagi istrinya minta tolong kami lihatkan suaminya ada di dalam kamar ternyata sudah dalam keadaan meninggal dalam keadaan tergantung,” ujar Hasan, salah satu warga.

Vina yang ditemui bersama anak balitanya di kamar jenazah RS Doris Sylvanus Palangkaraya, Rabu (21/2/2018) mengaku sangat terpukul dengan melihat tindakan suaminya yang mengambil jalan pintas melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri. Dia menuturkan, sebelum suaminya melakukan aksi gantung diri, sempat mengeluhkan sakit kepala kepadanya dan suaminya juga takut tidak bisa membiayainya dan anaknya karena gajinya yang kecil sebagai tenaga kontrak di UPR.

"Aku tidak menyangka dia nekat melakukan itu, padahal selama ini dia baik-baik saja. Memang ada mengeluh sakit kepala dan cerita gajinya kecil, khawatir nggak bisa membiayai saya dan anak," ujarnya.

Awalnya, Vina sempat curiga saat dia melihat suaminya di dalam kamar yang dalam keadaan terkunci. "Saya mencoba membuka kamarnya sambil berteriak agar dia membuka pintu kamar, tapi tidak dibuka,"ujarnya. Akhirnya dia minta tolong warga untuk mendobrak pintu dan kemudian warga melakukannya.

Saat terbuka, warga dan istri korban kaget melihat Rendi yang sudah dalam keadaan tewas tergantung. "Saat saya periksa badannya masih hangat, tapi saat di bawa ke UGD sudah meninggal dunia,"ujarnya.

Dari pantauan di Facebooknya, Rendy Morse belakangan ini tampak jarang aktif. Postingan terakhirnya pada 8 November 2017 lalu tentang aplikasi permainan dalam jaringan, yaitu Dragon Glory. Dia rupanya beberapa kali bermain permainan itu lalu dibagikannya di Facebook.

Sebelumnya, pada 15 Oktober 2017 dia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas kehidupan yang telah diberikan-Nya. “Terima kasih Tuhan atas kehidupan yg kau berikan kepada ku..,” tulisnya. Rupanya dia hari itu sedang berulang tahun, tampak dari beberapa komentar teman-temannya yang mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakannya.

Sementara di Facebook istrinya, Vina T Tanggalung tampak dia sering memposting tentang putri ciliknya yang bernama Aerelyne. Termasuk tentang kebersamaan almarhum suaminya dengan putrinya itu. Di salah satu postingannya pada11 Februari lalu, dia memposting putrinya sedang bermain bersama suaminya. “Paling senang main sama papahnya..,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 8 November 2017 dia juga memposting foto-foto suaminya sedang bermain bermain bersama anaknya. Lalu pada 20 November 2017, dia kembali membagikan beberapa foto keakraban suaminya berfoto bareng putrinya berlatar sebuah pohon Natal. (tri)


Rabu, 21 Februari 2018

Terobos Palang Pintu KA, Perempuan Tewas Ditabrak KRD


Sidoarjo, Warta Khatulistiwa
Seorang biker tewas tertabrak KRD jurusan Sidoarjo-Surabaya, di perlintasan kereta api Perum Puri Surya Jaya, Sidoarjo. Korban, Chintia Martina Agus Darsana, (26) warga Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan, tewas setelah menerobos palang pintu rel.

Korban saat itu mengendarai Honda BeAT nopol W 3510 QW menuju Perum Puri Surya Jaya. Menurut warga, korban melintas di lokasi siang tadi mencari celah menerobos palang pintu. Padahal pintu sudah ditutup. Tiba-tiba saja, tubuh korban ditabrak kereta api.

Kanit Reskrim Polsekta Gedangan Ipda Supratman mengaku dari keterangan saksi korban nekat menerobos padahal palang pintu perlintasan sudah ditutup, dan hampir semua kendaraan juga sudah berhenti. "Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Ipda Supratman kepada wartawan di lokasi, Selasa (20/2/2018).

Kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Sidoarjo. "Jenazah korban dibawa ke RSUD Sidoarjo dan berusaha menghubungi keluarganya," jelasnya.(ndc)

Minggu, 18 Februari 2018

Tjhai Chui Mie Rayakan Imlek Berjoget dengan Kapolres

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Kapolres Singkawang, AKBP Yury Nurhidayat

Singkawang, Warta Khatulistiwa
Perayaan Imlek di rumah dinas Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie dihadiri pula oleh Kapolres Singkawang, AKBP Yury Nurhidayat, Sabtu (17/2). Bahkan mereka berdua bernyanyi bersama dan menari bersama dengan warga yang hadir.

Tjhai Chui Mie sangat berterima kasih kepada warga yang telah hadir di acara open housenya tersebut. Dan ia berharap rezeki yang melimpah juga menyertai masyarakat kota Singkawang di tahun ini.

"Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah hadir, semoga rezeki kita semua berlimpah di tahun ini. Serta diberikan kesehatan dan rasa aman di setiap aktifitas yang kita jalani," tuturnya.

Ia juga berharap kota Singkawang semakin maju dan berkembang di tahun baru ini. Sehingga dapat dikenal luas lagi dengan keberagaman dan kekayaan budayanya.

"Tentu kita semua berharap kota ini bisa menjadi Singkawang Hebat, dikenal luas hingga ke mancanegara dengan keharmonisan nya. Dengan kekayaan budayanya yang sangat menarik dan keberagaman yang saling toleran," tutupnya. (tri)

Kamis, 15 Februari 2018

Lebih 20 Hektar Lahan Gambut Terbakar


Pontianak, Warta Khatulistiwa
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda sebagian wilayah Kalimantan Barat. Lebih dari 20 hektar lahan yang terbakar sejak Sabtu 10 Februari 2018. Lahan di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya ikut terbakar. Lahan gambut yang terbakar, nyaris menghanguskan SMA Negeri 4 Sungai Raya yang terletak di Jalan Ahmad Yani II (Wonodadi II), Desa Arang Limbung.

Bersamaan itu, Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono didampingi Kapolresta Pontianak Kombes Purwanto, beberapa Pejabat Utama Polda (PJU) Kalbar seperti Karo Ops Kombes Jayadi dan Direktur Sabhara Kombes Pulung serta Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Nanang Purnomo, melakukan pemantauan langsung di lokasi-lokasi kebakaran.

Ketika mendapat informasi kebakaran lahan tak jauh dari bangunan SMA Negeri 4 Sungai Raya itu, Kapolda dan rombongan segera menuju lokasi. Setibanya di lokasi, kondisi kebakaran lahan sudah mendekati bangunan sekolah.

Saat itu terlihat beberapa anggota Polsek Sungai Raya bersama anggota BPBD, Mangala Agni dan prajurit TNI AD dari jajaran Kodam XII Tanjungpura sedang memadamkan api yang membakar lahan gambut.

Tak hanya melihat, Kapolda dan Kapolresta beserta PJU Polda Kalbar lainnya langsung turut serta berjibaku memadamkan api dengan penyemprotkan air dari selang mobil petugas pemadam kebakaran.

"Alhamdulillah, kami bersama TNI, petugas lainnya dan masyarakat berhasil menyelamatkan gedung SMA Negeri 4 yang nyaris terbakar akibat kebakaran lahan di Desa Arang Limbung ini," kata Kapolda Kalbar, Irjen Didi Haryono, Selasa (13/2/2018).

Diketahui, sebelum api mengepung bangunan sekolah, aktivitas belajar dan mengajar masih berlangsung. Setelahnya, warga sekolah itu kemudian dipulangkan.

"Dalam kesempatan ini, saya mengimbau kepada warga setempat untuk lebih berhati-hati jika membuka lahan. Karena musim kemarau panjang sudah tampak. Ditambah tiupan angin yang cukup kencang membuat cepatnya api menjalar," imbau Didi.

Ia memastikan akan terus memantau lokasi-lokasi yang dianggap berpotensi kebakaran lahan. Ia kembali mengingatkan kepada warga khususnya untuk lebih waspada dalam membuka lahan

"Ingat hukum jika membuka lahan dengan cara membakar, serta dampak bagi diri sendiri atau orang lain juga sangat besar seperti halnya dengan masalah kesehatan, seperti mengidap penyakit ISPA," ucapnya.

Mengenai sanksi, kata Didi, bagi pelanggar yang sengaja membakar lahan, maka dapat dijerat Pasal 78 ayat (4) yang menyebutkan bahwa pelaku pembakaran hutan dapat dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dan denda maksimal sebesar Rp1,5 miliar.

Kedua, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pada Pasal 8 ayat (1) menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Ketiga, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar. (ok)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More